Mazmur 37:3-7

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

Mazmur 37:3-7

Iklan

Mazmur 51

Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Allah, Allah keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu!
Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!
Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.
Mazmur 51:16-19

Mazmur 51 adalah mazmur Daud yang merupakan seruan Daud memohon ampun kepada Tuhan, atas dosanya telah membunuh Uria dan perselingkuhannya dengan Betsheba.
Dalam penyesalannya, ia sadar bahwa Tuhan tidak mengkehendaki korban bakaran.

Setelah kita berdosa, kadang untuk meredakan rasa bersalah kita, kita terdorong berbuat baik atau mungkin memberikan persembahan untuk gereja.
Tapi belajar dari kisah ini, kita harus buang jauh-jauh pikiran itu.
Kita tidak bisa mengkompensasi perbuatan dosa kita dengan perbuatan baik.
Hanya dengan penyesalan dan pertobatan yang sungguh dan bersandar kepada anugerah Tuhan, maka kita beroleh damai.

Mazmur 119:10-16

Pernah mengalami kesulitan melepaskan diri dari ikatan-ikatan? kebiasaan dan tabiat buruk? pikiran-pikiran kotor? pikiran-pikiran jahat? Hal yang yang sudah begitu dalam dikehidupan kita, yang sia-sia, yang tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Sejak dari dulu, dosa tidak pernah berubah. Memikat, menarik, dan mengikat kita, membawa kita jauh dari hadirat-Nya. Tidak terkecuali bagi raja Daud. Ditengah berbagai ancaman yang ia hadapi karena banyak musuh-musuhnya, ia pun menghadapai berbagai hal yang menggodanya untuk melakukan sesuatu yang memuaskan keinginan manusianya, hal yang tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

Firman Tuhan senantiasa menjadi kegemaran Daud. Itulah yang menjadi salah satu kunci yang membuat Daud bisa tetap iring dijalan Tuhan hingga akhirnya hidupnya. Selama masa hidupnya, ia tak luput dari kesalahan. Tapi, sejarah mencatatnya sebagai raja Israel yang paling dihormati.

Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan.

Bukan saja menyukai Firman Tuhan, namun ia juga selalu memperhatikan setiap langkah keputusan yang ia ambil sesuai dengan Firman.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika Anda mencari tips mudah untuk melepaskan diri dari berbagai ikatan, mungkin Anda akan kecewa. Berbagai ikatan dan kebiasaan buruk itu bagai virus. Tapi tidak ada tombol delete yang praktis kita bisa tekan untuk menghilangkan semuanya.

Gelas yang berisi air kotor, akan menjadi bersih jika kedalamnya terus menerus dituangi air bersih. Begitu juga dengan pikiran kita. Satu-satunya cara membersihkannya adalah dengan men-stop supply air kotor dan menggantinya dengan supply air bersih. Mulai tutup berbagai hal kotor/tidak baik masuk kedalam pikiran Anda, dan mulai isi dengan hal-hal positif. Dan hal positif yang sejati hanya kita temui dalam Firman Tuhan. Bukan sekali bukan dua kali … tapi terus menerus. Terus, hingga akhirnya seluruh gelas itu akan berganti dengan air bersih.