VMM: Save Our Friends

Ini kali ke-4 saya mengikuti pertemuan VMM ini. Tema untuk VMM bulan ini adalah SAVE OUR FRIENDS! (selamatkan teman-teman kita). Diadakan di Griya Pengharapan – BTC, tanggal 24 September 2007 dengan pembicara Dr. Ruyandi Hutasoit.

Bicara tentang “menyelamatkan teman-teman kita”, mengingatkan kita pada kisah “Lazarus dan orang kaya”. Supaya lebih mudah, sebut saja nama orang kaya ini adalah pak Oon. Pak Oon sepanjang hidupnya makmur, tapi tidak hidup dalam Firman Tuhan. Saat ia mati, ia harus menghadai tempat siksaan kekal, sebut saja hades (demikian istilah yang dipakai).

Dalam hades, begitu ia menderita. Dia melihat keatas, dan melihat Lazarus yang berada dipangkuan Abraham. Ia memohon kepada Abraham agar Lazarus dengan jarinya menitikan air ke lidahnya, karena disana ia sangat kepanasan. Tentunya, hal itu tidak mungkin.

Lukas 16:25-26 – Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Perhatikan pada bagian yang dicetak tebal. Disana dikatakan bahwa diantara dunia orang mati hades dan firdaus, terdapat pemisah yang tidak mungkin diseberangi. Orang yang masuk hades tidak bisa ke firdaus, begitu juga sebaliknya. Sama halnya antara dunia orang mati dengan dunia orang hidup. Orang yang sudah berada dialam dunia orang mati tidak bisa kembali ke dunia orang hidup.

Sebenarnya cukup masuk akal. Coba bayangkan kalau memang orang mati (masuk hades) bisa kembali datang ke dunia, … dari pada tinggal di hades … mendingan jalan-jalan ke dunia, lebih enak. Oleh sebab itu, kita bisa tahu orang mati tidak mungkin bisa datang kembali kedunia orang hidup, dalam bentuk apapun. Jadi kalau misal ada orang mati mendatangi kita … itu bohong! yang datang pasti bukan orang mati tapi you know who!

Oleh sebab itu, nafas hidup yang kita miliki sekarang adalah sebuah kesempatan berharga yang Tuhan berikan buat kita. Ada saatnya bila semuanya telah berakhir, tidak mungkin lagi diperbaiki. Terutama untuk orang-orang yang kita kasihi. Selagi kesempatan itu ada, kenalkan Yesus kepadanya, bergumulah untuk keselamatannya. Soal dia mau terima atau tidak, itu kemurahan Tuhan. Tapi, jangan sampai (misal) kita bertemu dengan dia di-after life sana, ia berada disisi seberang kita. Dia memandang keatas, dan bertanya kepada kita: “…mengapa kau tidak pernah bercerita tentang keselamatan itu…”

Ini waktu kita, saat ini adalah kesempatan buat kita. Gunakan sebaik-baiknya.

=====================================

Pertemuan VMM untuk bulan Oktober, adapun waktu dan tempatnya adalah seperti berikut:

  • Tempat : Wisma Cahaya Garuda Convention Hall
  • Waktu : Senin 29 Oktober 2007, pukul 19.00
  • Tema: Spirit of Excellence
  • Pembicara: Eratus Sabdono, M.Th

Jika kamu pria berusia lebih dari 19 tahun. Saya sangat menyarankan untuk bisa menghadiri pertemuan ini. Karena buat saya sendiri, pelayanan VMM ini menjadi banyak berkat buat saya.

VMM terbuka buat semua, tidak untuk kelompok gereja tertentu. Jadi jangan ragu untuk bergabung.

Iklan

Kebangkitan dan Kenaikan Yesus Ke Surga

Untuk memperlengkapi iman murid-muridnya, setelah Yesus bangkit dari kematiannya, Ia menampakan diri pada murid-muridnya. Saat Ia bangkit, Yesus bukanlah hantu. Ia bangkit dengan tubuh yang sama seperti kita. Bisa dilihat dan bisa disentuh. Itulah yang menandakan bahwa Ia kematian tidak berkuasa diatas Yesus.Setelah kebangkitannya, Yesus menampakkan diri kepada banyak orang. Kepada murid-muridnya dan kepada lebih dari 500 orang lainnya. Supaya mereka juga menjadi percaya. Melalui merekalah kabar baik itu (injil) diberitakan supaya dengan demikian, orang tidak perlu lagi takut kepada kematian. Seperti halnya Yesus yang telah mengalahkan kematian, jadi siapapun yang percaya kepadanya akan memperoleh kebangkitan. Semuanya itu terjadi karena Yesus.

Setelah genap 40 hari dari hari kebangkitannya, Ia naik ke Surga. Hal itu pun disaksikan oleh banyak orang. Ada satu amanat penting yang Tuhan sampaikan kepada murid-muridnya:

…pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman

Itu berlaku juga buat kita. Sebagai orang percaya yang telah memperoleh keselamatan, adalah menjadi kewajiban kita juga untuk memberitakan kabar baik itu. Tidak perlu takut lagi akan kematian, karena didalam Dia kita akan memperoleh kebangkitan dan hidup.

Matius 18:21 – Mengampuni

Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang 10.000 talenta. Tetapi karena orang itu tidak mampu melunaskan hutangnya, raja itu memerintahkan supaya ia dijual beserta anak isterinya dan segala miliknya untuk pembayar hutangnya. Maka sujudlah hamba itu menyembah dia, katanya: Sabarlah dahulu, segala hutangku akan kulunaskan. Lalu tergeraklah hati raja itu oleh belas kasihan akan hamba itu, sehingga ia membebaskannya dan menghapuskan hutangnya.Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang 100 dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu! Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan. Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.

Setiap orang berdosa dihadapan Tuhan. Tidak ada manusia yang tidak berdosa. Disaat kalian melakukan hal-hal yang tidak benar, berbohong pada papa & mama, berbohong pada guru, berbohong pada teman,

Tapi … seberapa pun dosa kalian, asalkan kalian memohonkan ampun kepada Tuhan dan sungguh-sungguh menyesal. Tuhan Maha Pengasih, Ia akan mengampuni.

Dengan demikian Tuhan itu sungguh baik. Tapi apa yang terjadi jika kalian tidak mau mengampuni kesalahan teman-teman kalian. Membalas perbuatan “nakal” dengan perbuatan “nakal” lainnya, mencuri dengan mencuri lagi, ejekan dengan ejekan… Hal tersebut merupakan contoh sederhana dari “tidak mengampuni”.

Oleh sebab itu … anak-anak cobalah belajar mengampuni. Mulai dari mengampuni teman-teman kalian, tidak membalas perbuatan nakal/iseng teman kalian dengan perbuatan nakal lainnya.