“Kamu harus ke gereja!” (mengapa?)

Seorang teman lama bercerita tentang kesulitan hidupnya. Ia merasa orang-orang disekeliling dia bertindak jahat kepadanya. Sekarang, dia merasa terasing. Dalam percakapan singkat, hal praktis yang saya sarankan kepadanya: kembalilah rajin ke gereja! Dalam nada sinis, dia menjawab: mengapa ke gereja? banyak orang-orang di gereja justru lebih jahat. Orang memiliki pemikiran seperti itu ada 2 kemungkinan. Kemungkinan 1:  dia dikelilingi orang-orang Kristen yang hidupnya belum mengalami pertobatan; Kemungkinan 2: dia menanggapi segala perilaku orang kepadanya dengan cara yang salah.

Saya harus akui, memang kenyataannya tidak semua orang yang ada di gereja itu adalah orang baik. Ada orang yang sudah bertahun-tahun menjadi jemaat, tapi masih memiliki segala sikap dan kebiasaan yang seringkali menjadi sandungan buat orang lain. Ada juga gereja ajarannya tidak setia pada kebenaran Firman. Tapi meskipun demikian, saran saya untuk teman saya ini tetap: datanglah ke gereja! Mengapa? Karena setiap manusia butuh komunitas untuk bertumbuh. Bertumbuh dalam hal kedewasaan mental dan spiritual. Jika ada komunitas diluar gereja yang bisa memenuhi kebutuhan itu, silahkan masuklah dalam kominitas itu. Tapi, jika tidak Anda harus ke gereja, terutama jika Anda adalah orang Kristen. Karena, tidak ada komunitas lain memungkinkan Anda bertumbuh secara mental dan spiritual selain gereja.

Anda datang ke gereja bukan sekedar untuk mendengarkan wejangan tentang kebaikan, tapi di gereja, kita sama-sama belajar tentang Firman Tuhan, bersama-sama dengan jemaat-Nya. Pendidikan moral yang utuh, hanya didapatkan di gereja. Utuh dalam artian bahwa hanya di gereja yang mengajarkan kasih Allah sebagai dasar perbuatan baik (bukan kebaikan itu sendiri, atau karma). Dan lebih dari itu, orang yang berkumpul di gereja diharuskan untuk saling memperhatikan sesamanya. Saya rasa tidak ada komunitas lain yang menawarkan hal-hal tersebut. Jika ada, silahkan bergabung dengan komunitas itu, tapi kalau tidak. Sekali lagi saya akan dorong orang: datanglah ke gereja!

Jikalau seseorang sakit, Ia akan datang ke rumah sakit untuk di obati. Dan rumah sakit, pastilah dipenuhi oleh orang sakit. Begitu pula dengan gereja. Tidak ada manusia yang 100% suci. Orang percaya akan sadar bahwa seluruh hidupnya adalah suatu proses yang berkelanjutan untuk terus disucikan, sampai hingga sempurna nanti pada saat Ia datang untuk yang kedua kali. Untuk itu, mari! dengan rendah hati, mari berkumpul bersama dengan jemaat-Nya, bersama-sama belajar kehendaknya melalui Firman Tuhan, dan saling menguatkan. Datanglah ke gereja!

Mengutip perkataan Morton Kelsey:
“The church is not a museum for the saints, but a hospital for the sinners.”

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s