LGBT Itu Dosa!

@ernestprakasa

Ketika SD, saya punya seorang teman. Namanya Daniel.

Daniel adalah seorang anak laki-laki yang berbeda. Saat kita terkena demam Street Fighter dan bermain berantem-beranteman di jam istirahat, saat saya dan teman-teman sibuk menjadi Ken, Ryu atau Blanka, Daniel lebih senang memutarkan badannya lalu berpura-pura berubah menjadi Wonder Woman. Gerak-gerik Daniel begitu gemulai, persis perempuan pada umumnya.

Ketika SMP, saya punya seorang kawan lain. Namanya Richard.

Richard tidak pernah mau bermain basket atau sepakbola bersama kami. Ia lebih gembira ketawa-ketiwi genit bersama anak-anak perempuan. Disaat anak-anak laki-laki lain ingin disebut “ganteng” atau “keren”, Richard lebih bahagia dilabeli “cantik”.

Saya adalah seorang Kristen sejak lahir, dan menurut ajaran agama saya homoseksualitas adalah sesuatu yang mutlak salah. Malah dahulu, saya cenderung antipati terhadap teman-teman gay / lesbian.

Hingga pada suatu hari, saya datang ke sebuah acara gereja. Di gereja itu, ada sesuatu yang bagi saya janggal. Tidak seperti gereja pada umumnya dimana gay…

Lihat pos aslinya 264 kata lagi

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s