Hidup Sebagai Umat-Nya

Daud membiarkan relasi pribadinya dengan raja Nahas memengaruhi cara dia mengambil keputusan. Dia tidak lagi meminta pimpinan Tuhan untuk relasinya dengan Nahas. Sebenarnya Daud harus meminta pimpinan Tuhan karena sekarang dia adalah raja Israel. Dulu ketika Daud masih dalam pelarian dia dapat bersahabat dengan siapa pun, termasuk seteru Israel sekalipun. Tetapi ketika dia menjadi raja, seluruh tindakannya akan mewakili seluruh Israel. Sama seperti Daud kita sering kali lupa status kita sebagai orang Kristen. Kita lupa bahwa keputusan dan tindakan kita akan memengaruhi cara orang memandang Kristus dan Gereja-Nya. Kita dengan enteng melakukan apa pun tanpa menghiraukan bahwa cara kita hidup akan membuat orang memuji Tuhan atau menghina Tuhan.

Dikutip dari Reforming Heart – Perang Dengam Amon dan Aram

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s