Mengerjakan Panggilan Hidup

Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia. Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: “Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!” Orang itupun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran. (Mar 5:18-20)

JESÚS CURA AL ENDEMONIADO DE GERASA.- James_TissotKetika Tuhan Yesus berada di Gerasa, ia mengusir setan yang merasuki tubuh seseorang. Setelah orang itu disembuhkan, makan orang itu ingin ikut berserta Tuhan Yesus sebagai murid, tapi Ia tidak memperkenankannya. Ia menyuruh orang itu pulang dan menyaksikan apa yang Tuhan telah lakukan kepadanya.

Melayani Tuhan tidak selalu melayani di gereja, setiap orang yang mengerjakan panggilan yang Tuhan berikan kepadanya, ia sedang melayani Tuhan. Panggilan Tuhan itu bisa berupa pekerjaan kita sebagai guru, karyawan, siswa, ibu rumah tangga, arsitek, petugas kebersihan, atau apapun itu yang Tuhan percayakan kita untuk kerjakan. Oleh sebab itu, orang Kristen harus melakukan pekerjaannya dengan baik, bukan semata untuk mendapat uang atau kedudukan, tapi untuk mengerjakan tugasnya sebagai wakil Allah untuk mengelola dunia ini. Dengan demikian, orang Kristen dalam pekerjaannya harus membawa sifat-sifat Allah (kebaikan, kejujuran, kebenaran, keindahan, keteraturan, …) di dalam pekerjaannya. Orang Kristen tidak boleh menganggap pekerjaannya tidak penting (karena berpikir ini cuma urusan duniawi). Orang Kristen harus melakukan apa yang dipercayakan kepadanya dengan serius supaya apa yang kita kerjakan boleh sungguh-sungguh mempermuliakan nama Tuhan.

Melayani Tuhan tidak selalu melayani di gereja, tapi tetap harus ingat bahwa selama di dunia, kita adalah bagian dari Tubuh Kristus yang kelihatan yang disebut gereja, dan menjadi bagian dari gereja tidak lepas dari tanggung jawab. Tugas dan tanggung jawab itu diantaranya adalah tugas dan tanggung jawab untuk melayani sesama Tubuh Kristus, baik itu dalam bentuk pelayanan dalam ibadah, pelayanan doa, pelayanan pembesukan, konseling, penginjilan, dll. Tugas ini pun tidak kurang penting dibanding pekerjaan keseharian kita di luar gereja.

Dengan demikian, tidak boleh menganggap profesi kita sebagai bagian terpisah dari panggilan hidup kita dalam Tuhan, tapi tidak boleh juga mengabaikan tanggung jawab kita sebagai bagian dari gereja. Berikan porsi takaran prioritas yang benar dalam mengerjakan panggilan kita di gereja dan di pekerjaan, itu tidak mudah, tapi harus dilakukan.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s