Kis 16:31

“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”  (Kis 16:31)

Paulus mengabarkan Injil di PenjaraDalam satu kelas sekolah minggu yang saya ajar hari ini, seorang bertanya: Apakah masuk ayat di Kis 16:31? Saya cukup mengerti mengapa ia menanyakan pertanyaan ini. Kalau saya bertobat, apakah itu berarti Tuhan (entah kapan) akan mendatangkan pertobatan ke seluruh anggota keluarga saya. Setidaknya, itulah yang saya percaya dulu. Sekarang, kalau saya pikir lagi tentang apa yang saya artikan tentang ayat tersebut, … rasanya jadi seperti ‘buy-one-get-one’, satu orang bertobat, anggota keluarga lain (otomatis) akan bertobat (entah kapan).

Memang kita melihat banyak kesaksian banyak keluarga yang bertobat, yang dimulai dari pertobatan satu orang. Saya percaya, pertobatan satu orang yang sungguh-sungguh akan membawa pertobatan kepada seluruh keluarga. Tapi hendaknya apa yang kita pahami tentang ayat itu kita harus pastikan, jangan sampai (mungkin secara tidak sengaja) sampai ada pengertian seperti ‘buy-one-get-one’.

Kadang orang mengutip Kis 16:31 hanya sebatas satu ayat sehingga kehilangan makna dari konteks peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah.
(Kis 16:31-34)

Kalau dibaca lebih lengkap, maka kita melihat bahwa setelah Paulus mengatakan perkataan itu, langkah selanjutnya adalah berita injil diberitakan dan keluarga itu percaya. Anugerah keselamatan itu bukan sesuatu yang automatik diberikan lewat pertobatan satu orang, tapi lewat berita injil. Bahkan orang percaya yang sungguh-sungguh pun, belum tentu bisa memenangkan seisi rumahnya (baca kisah 1 Samuel 8:1-5).

Jadi, adakah Anda rindu keluarga Anda untuk dimenangkan? Beritakan injil! Lewat sikap hidup dan perkataan! Bagaimana caranya? Berdoalah! Kiranya Tuhan memberikan saudara hati dan kesungguhan untuk itu melakukan itu, hikmat, keberanian dan kesempatan untuk mengabarkan injil.

 

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s