Sinopsis: 2 Timotius

1

Salam
1-2: Salam dari Paulus kepada Timotius

Ucapan Syukur dan Nasihat untuk Bertekun
3: Ucapan syukur. Paulus berdoa selalu untuk berdoa untuk Timotius.
4-5: mengingat iman Timotius, rindu Paulus untuk menjumpai Timotius
6: Paulus mengingatkan, untuk terus bersemangat dalam mengerjakan panggilannya
7: Karena Allah telah memberikan Roh yang penuh kuasa
8: Jangan malu bersaksi, jangan takut menderita
9-10: Karena Ia telah memanggil dan menyelamatkan kita melalui Yesus Kristus.
11 Untuk injil ini, Paulus ditetapkan sebagai rasul
12: Untuk injil ini, Paulus memperoleh kekuatan.
13-14: Berpegang, dan lakukan segala Firman yang Timotius telah terima
15: Figelus dan Hermogenes telah meninggalkan Paulus
16-18: Doa Paulus untuk keluarga Onesiforus yang telah menjadi penghiburan untuk Paulus sewaktu di penjara dan untuk pelayanan mereka.

2

Panggilan untuk ikut menderita
1: Kuatkan hati!
2: Firman yang telah diterima, ajarkan kepada yang lain.
3: Ikut menderita sebagai seorang prajurit Kristus
4: Prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan perkara dirinya
5: Olahrawagan hanya dapat memperoleh mahkota jika ia bertangging sesuai aturan
6: Petani yang bekerja berhak menikmati hasilnya
7: Perhatikan! Tuhan akan memberi kepadamu pengertian

8: Ingat! Yesus telah bangkit dari antara orang mati.
9: untuk berita ini, Paulus rela menderita
10: Paulus sabar, demi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka diselamatkan.
11: Kutipan: “Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia; jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”

Nasihat dalam menghadapi pengajaran yang sesat
14: Ingatkan semuanya itu (2:1-11), mengajar dengan benar sehingga mengacaukan pendengarnya.
15: Menjaga hidup sebagai pelayan supaya bisa layak untuk bisa mengajarkan kebenaran.
16-17: Hindari omongan kotor, omongan seperti itu cuma akan merusak
18: Himeneus dan Felitus sudah menyimpang dari kebenaran dengan melakukan itu.
19: “Orang yang menyebut Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan”
20: Ibarat perabot, ada yang dipakai untuk maksud mulia, ada yang dipakai untuk maksud yang kurang mulia.
21: Jika seseorang menyucikan dirinya, ia akan menjadi perabot mulia.
22: Jauhilah nafsu muda, kejar keadilan, kesetiaan, kasih dan damai dengan hati yang murni
23: Jangan cari-cari masalah (hindari)
24-26: Seorang hamba Tuhan harus ramah, dan dengan cakap dan lemah lembut mengajar dan memimpin orang lain mengenal kebenaran.

3

Keadaan manusia pada akhir zaman
1: Akan ada masa sukar di hari-hari akhir
2-4: Manusia mencintai diri sendiri, sombong, pembohong, pemberontak, tidak tahu terimakasih, tidak peduli pada perkara kudus, 3: hidup tanpa kasih, tidak mengampuni, perkataan mengejek, tidak menahan hawa nafsu, kasar, tidak suka hal yang baik. penghianat, pendek pikir, sok tahu.
5: Walau kelihatannya mereka melakukan ibadah, tapi sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh percaya. Jauhilah mereka.
6: Orang-orang seperti itu, datang untuk menjerat dengan berbagai hawa nafsu.
7: walau selalu ingin diajar, tapi tak pernah mau mengerti kebenaran.
8-9: Contoh: Yanes dan Yambres yang menentang Musa. Kebodohan mereka akan nyata dihadapan semua orang.

Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci
10-11: Paulus mengingatkan, akan perjuangan Timotius dalam hidup sesuai teladan Paulus, dan menderitan aniaya.
12-13: (Mengenai penderitaan yang Timotius alami) Paulus mengingatkan bahwa memang mengikut Kristus akan menderita, sedangkan orang yang jahat, akan bertambah jahat dan tersesat.
14-15: Ingat, dari mana Timotius mengenal kebenaran (rasul Paulus), orang siapa, dan sejak kapan (sejak kecil) Timotius mengenal kebenaran. Ingat akan kitab suci yang sudah menuntun Timotius untuk mengenal kebenaran.
16-17: Segala apa yang ditulis di kitab suci itu, bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik kebenaran dan memperlengkapi kita untuk melakukan perbuatan baik.

4

Penuhilah penggilan pelayananmu
1: Allah akan menilai setiap orang.
2: (Oleh sebab itu) Beritakanlah Firman! Setiap waktu! Nyatakan yang salah. Tegur dan beri nasihat!
3-4: Akan ada waktunya orang tidak akan mau lagi mendengar ajarang yang benar. Cuma mau mendengar perkataan yang menyenangkan.
5: Tapi kamu (Timotius) (jangan seperti itu!) Kuasai diri, bertekun dalam penderitaan, beritakan injil!

6: Paulus merasa kematiaannya sudah dekat
7: Paulus sudah bekerja semaksimal mungkin, dan mendekati akhir pelayanannya.
8: Ia memandang ada mahkota yang tersedia bagi dia. Tapi bukan saja untuk dia, tapi bagi semua orang percaya

Pesan terakhir
9: Paulus mengundang Timotius datang.
10: Demas, Kreskes, Titus meninggalkan Paulus
11: Hanya Lukas yang tinggal bersama. Ajakan untuk membawa serta Markus
12: Tikhikus, Paulus utus ke Efesus
13: Jika Timotius datang, Paulus meminta Timotus membawakan beberapa barang.

14-15: Hati-hati terhadap Aleksander, karena ia telah berbuat jahat dan menentang.
16: Pada waktu pertentangan itu terjadi, tidak ada yang membantu Paulus, semua menentang.
18: Hanya Tuhan yang menguatkan dan melepaskan Paulus dari bahaya ini. Sehingga lewat Injil tetap diberitakan.

Salam
19: Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus
20: Erastus tinggal di Korintus dan Trofimus di Miletus dalam keadaan sakit
21: (sekali lagi) undangan kepada Timotius untuk datang.
22: Doa berkat

.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s