Sinopsis: 1 Timotius

1

1-2: Salam
Mengenai Ajaran Sesat
3-4: Mendorong Timotius menasihati beberapa orang perkataannya banyak membawa masalah
5: Ingat, bahwa tujuan menasihati adalah atas dasar kasih dari hati yang suci, dan iman yang tulus
6-7: Ada orang yang menasihati tapi tujuannya tidak benar. Ia mengajarkan Taurat tapi tanpa pengertian yang benar.
8: Taurat itu baik kalau tepat digunakan. Taurat bukan untuk benar, tapi untuk orang berdosa.

Ucapan Syukur
12-14: Ucapan syukur. Paulus yang berdosa, tapi diberikan kemurahan yang melimpah.
15: kesaksian: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa.” … “akulah yang paling berdosa”.
16: Syukur akan kasih-Nya.
17: Puji Tuhan.

Tugas Timotius
18: Penugasan
19-20: Beberapa orang (Himeneus dan Aleksander) telah sesat

2

Mengenai doa jemaat
1-2: Nasihat pertama –> berdoalah bagi semua orang, dan pemerintah.
3-4: Itu sesuatu yang baik di hadapan Allah
5-7: Allah telah menjadi pengantara, melalui Kristus. Untuk kesaksian itu, Paulus menjadi rasul

Mengenai sikap orang laki-laki dan perempuan dalam ibadah jemaat.
8: Laki-laki berdoa dengan tulus, dan hidup damai.
9-10: Perempuan berdandan dengan pantas.
11-12: Perempuan berdiam diri dalam ibadah
13-15: Karena Adam pertama dijadikan, karena Hawa pertama tergoda.

3

Syarat penilik Jemaat
1: Syarat penilik jemaat.
2: tidak tercela, laki-laki dengan 1 istri, menguasai diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang
3: bukan peminum, bukan pemarah, peramah, pendamai, bukan hamba uang,
4-5: kepala keluarga yang baik
5: jangan orang baru bertobat
6: memiliki reputasi yang baik.

Syarat diaken
8: terhormat, jujur, bukan peminum, tidak serakah
9: orang beriman teguh dan hati yang suci
10: teruji
11: memiliki istri-istri yang terhormat, bukan pembohong, dapat dipercaya, menguasai diri
12-13: diaken harus suami satu istri dan memiliki rumah tangga yang baik sehingga menjadi kesaksian yang baik pula.

Jemaat Allah, dasar dan penopang kebenaran.
14-15: semuanya itu diberitahuna Paulus kepada Timotius, supaya walau tidak ada Paulus Timotius bisa membimbing jemaat, hidup sebagai keluarga Allah.

16: Kesaksian injil. Kristus disaksikan oleh Roh Kudus (transisi tema)

4

Tugas Timotius dalam menghadapi pengajar sesat
1-2: Roh Kudus juga mengingatkan akan penyesat yang akan datang.
3-5: Penyesat melarang orang kawin atau makan sesuatu yang Allah ciptakan agar manusia bisa mengucap syukur.
6: Ingat! Timotius akan jadi pendidik
7: Jauhi dari cerita-cerita bohong
8: Latih diri untuk beribadah.
9-10: penekanan bahwa perkataan ini benar, walau (latihan itu) berat, tapi tidak akan sia-sia.
11: beritakanlah dan ajarkan itu (terkait ayat 3:16-4:6)

12: Jadilah teladan dalam perkataan, perbuatan, kasih, kesetiaan dan kesucian.
13: Bertekun dalam membaca kitab suci, dan mengajar
14-15: Pergunakan segala karunia yang ada. supaya pertumbuhan rohani kau (Timotius) nyata.
16: Jaga diri, jaga pikiran (ajaran), dan bertekun dalam melakukannya, karena hal itu berguna (menyelamatkan) kamu dan orang lain yang kau (Timotius) ajar.

5

Mengenai Saudara Seiman
1-2: Tegur saudara seiman dengan cara yang layak, oleh dorongan hati yang murni

Mengenai janda.
3: hormatilah janda
4: Kalau janda memiliki anak/cucu, hendaklah mereka menyokong janda itu, belajar memberikan tanda bakti dan karena itu yang berkenan kepada Allah.
5: Janda yang tidak punya siap-siapa hendaknya menaruh harapnya kepada Allah dalam doa
6: Tetapi janda yang hidup mewah, tidak sadar ia dalam bahaya
7: Ingatkan agar para janda hidup tidak tercela.
8: Kalau seseorang memiliki seorang kerabat yang adalah janda, tapi tidak mau menyokongnya, maka ia disamakan dengan orang murtad
9-10: Janda adalah mereka yang lebih dari 60 tahun, dan hanya menikah 1x, menolong sesama.
11-12: Tolak pendaftaran janda bagi mereka yang masih muda, karena ia masih mungkin tergoda oleh gairah.
13: janda muda memiliki kecenderungan menggosip.
14: janda muda lebih baik menikah lagi
15: Peringatan: ada janda yang telah tersesat mengikuti iblis
16: Hendaknya sanak saudara mau menyokong saudaranya yang janda, supaya jangan ia menjadi beban jemaat.

Beberapa penunjuk dan nasihat lagi
17: Penatua jemaat layak mendapatkan hormat
18: Jangan menahan upah orang
19: Jangan dengan mudah mempercayai omongan negatif tentang penatua.
20: Penatua yang berdosa, menerima teguran dihadapan jamaat.
21: Laksanakan perintah ini dengan adil dan bijak.
22: Jangan dengan sembarangan mendoakan orang lain.
23: nasihat kesehatan: “menumlah anggur sedikit”
24-25: Ada dosa orang yang kelihatan, tapi ada juga yang tidak kelihatan. Begitu juga dengan perbuatan baik. Tapi apapun itu akan menjadi nyata.

6

Mengenai penyakit bersilat kata dan mengenai cinta uang.
1: Siapa yang menjadi budak bagi orang lain, hedaknya taat kepada tuannya.
2: Jika ia adalah seorang tuan mu adalah seorang percaya, hendaknya ia dilayani lebih baik lagi
3: Penekanan: ajarkan semuanya ini!
4-6: jikalau ada orang yang mengajarkan ajaran lain, ia yang memiliki motivasi yang tidak murnian menyebabkan kekacauan dalam jemaat dan hanya mencari keuntungan sendiri.
7: Ibadah memang mendatangkan keuntungan.
8: “Asal ada makanan dan pakaian saja cukup!”
9: Mereka yang ingin kayak akan masuk kedalam pencobaan.
10: Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang.

Pesan Penutup.
11: Penegasan, jauhkan dirimu (Timotius) dari semuanya itu (relasi ke 6:1-10) dan mengejar keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
12: Hidup ibarat pertandingan
13-16: Perhatikan dan laksanakan segala perintah ini. Sampai pada masa Ia datang kembali
17: Ingatkan kepada orang kaya supaya jangan mereka mengandalkan kekayaan mereka.
18-19: Ingatkan supaya orang kaya berbuat baik dan bisa saling berbagi.
20: apa yang sudah diterima, peliharakan itu. Hati-hati! karena ada orang yang membicarakan ajaran yang lain, sehingga iman mereka pun menyimpang.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s