Kenali Dosamu: 7 Dosa (7 Deadly Sins)

Di masa awal perkembangan kekristenan, gereja membuat 7 kategori dosa (7 Deadly Sins). Tujuannya adalah untuk keperluan mengajar, memperkenalkan bahaya dosa.
Tentunya kita tidak bisa memutlakkan bahwa hakekat dosa terdiri dari 7 jenis. Bilangan “7” mungkin dipakai sebagai arti jumlah bilangan yang genap (seperti yang sering kita temui dalam alkitab). Namun, meskipun demikian, mengenal 7 dosa ini membantu kita mengenal kelemahan kita.
Kemarin, dalam pencarian bahan untuk pengajaran sekolah minggu, saya menemukan satu artikel yang cukup menarik. Artikel berikut disadur dari http://www.scribd.com/doc/84982842/7-Dosa , sebuah artikel oleh Andreas Tamba. (Catatan: Beberapa simbol yang digunakan sebagian diambil dari mitos, hanya sebagai ilustrasi)

1. Sloth/Malas

Bahasa latin sloth adalah socordia. Kemalasan menjadi sebuah dosa, karena kemalasan mengakibatkan kegagalan manusia untuk mengembangkan talenta yang telah diberikankepada dia. walaupun kemalasan adalah dosa yang paling ringan dibandingkan dosa lainnya, namun kemalasan adalah pemicu utama dosa-dosa lain yg lebih besar. Dosa kemalasan juga berhubungan dengan Despair/Tristitia alias putus asa. Orang malas dan putus asa adalah sebuah suatu kondisi dimana seseorang gagal memanfaatkan talenta yg dimilikinya.

Simbol: Belphegor (Malas)

Belphegor digambarkan dalam dua model berbeda: sebagaiseorang wanita muda yang cantik ketika di dunia atau sebagai iblis berjenggot mengerikan dengan tanduk dan kuku yang tajam.
Dia sering dikatakan juga sebagai iblis kekayaan yang didapat dengan licik. Dia mendorong seseorang untuk mendapatkan kekayaan dengan cara mudah dan jika perlu dengan menipu. Sebagai contoh adalah korupsi. Nah, setelah kaya maka waktunya untuk bermalas-malasan tanpa bekerja.
Kemalasan, bagi kita biasanya bisa menjadi sebuah kebiasaan. Contoh paling mudah adalah menunda pekerjaan dan terus mencari pekerjaan yang mudah dengan hasil yang besar.

Ciri-ciri kemalasan:

  • Suka menganggur
  • Suka melalaikan tugasnya
  • Bersikap sembrono dan tidak bertanggung jawab
  • Tidak menyelesaikan tugas/pekerjaan pada waktunya
  • Tidak ada kerapian dan kebersihan
  • Mencari istirahat melampaui batas
  • Menunda-nunda tugas, tidak disiplin

Cara mengatasinya:

  • Menyangkal diri
  • Hidup teratur dan disiplin
  • Memberi motivasi pada tugas/pekerjaan yang dilakukan, misalnya untuk silih dosa,melakukan demi kasih kepada Yesus
  • Penyembuhan batin.

Teks Kitab Suci:

  • Ams 26:14 = seperti pintu berputar pada engselnya, demikianlah si pemalas di tempattidurnya.
  • Ams 21:25 = si pemalas dibunuh oleh keinginannya karena tangannya enggan bekerja.

 2. Wrath/Amarah

Bahasa latin wrath adalah ira yang dikenal juga anger or rage, amarah dapat menimbulkan sebuah penyangkalan akan kebenaran, ketidak sabaran, balas dendam dan menimbulkan suatu niat jahat untuk menghancurkan seseorang. amarah dapat timbul akibat dari alasanyang egois, semacam kecemburuan.

Simbol: Amon (Amarah)

Dia adalah perwujudan dari antagonisme yang berasal dari agama-agama Abrahamik. Dia memunculkan kemarahan yang akhirnya bersifat detruktif dan menimbulkan dosa. Contoh dari akibat dari dosa ini adalah membunuh (bisa juga membunuh orang lain buat pemujaan). Namun yang paling berat dari dosa ini adalah bunuh diri.

Ciri-ciri pemarah:

  • Cepat emosi, bahkan untuk hal-hal yang kecil sekalipun.
  • Mengungkapkan emosi dengan perkataan atau perbuatan yang menyakiti hati orang laintanpa pikir panjang.

Cara mengatasinya:

  • Yang bersifat jasmani: olah raga, menyanyi lagu pujian, mengalihkan kemarahan pada hal-hal yang positif
  • Yang bersifat rohani: mengampuni, mendoakan orang-orang yang membuat marah, melihat kehadiran Tuhan dalam diri sesama.
  • Penyembuhan batin

Teks Kitab Suci:

  • Pkh 7:9 = Jangan lekas marah

3. Glutonny/Rakus

Bahasa latin glutonny adalah gula yang memiliki pengertian mengkonsumsi secara berlebihan hingga mencapai sebuah titik point yang sia-sia alias terbuang sia-sia alias rakus makan!
Ada 6 cara yang mengarah kepada dosa ini
  1. Praepropere: makan terlalu cepat dari pada waktunya
  2. Laute: makan makanan yang terlalu mahal
  3. Nimis: makan secara berlebihan/rakus
  4. Ardenter: makan dengan hasrat yang sangat besar
  5. Studiose: makan secara sengit/alias ga mau kalah ama yang laen.
  6. Forente: makan secara liar/alias makan ga tau adat = makan seperti binatang

Simbol: Beelzebub (Rakus)

Beelzebub adalah nama dari salah satu dari tujuh raja neraka dan digambarkan sebagai dewa lalat. Dia mengajak seseorang untuk makan banyak, mahal, rakus, dan pilih-pilih makanan. Dosa ini kelihatan kecil, karena hanya masalah makan, tetapi ternyata menjadi dosa yang besar.

Ciri-ciri orang rakus:

  • Ia diperbudak oleh keinginan untuk memiliki harta, dan kekayaan sehingga mengabaikan semua segi kehidupannya, menghalalkan segala cara, ia menghargai harta melebihi Tuhan dan manusia, menjadikan harta sebagai berhalanya.
  • Ia diperbudak oleh keinginan untuk makan dan minum melebihi segalanya, sehingga mengabaikan cinta kasih dan kesopanan terhadap sesama manusia.
  • Ia diperbudak oleh nafsu ingin memperoleh pengetahuan melebihi segala sesuatu ,mengejar ilmu sampai melupakan Tuhan dan sesama.

Cara mengatasinya:

  • Dengan cara penyangkalan diri akan makan, minum, kerja, belajar, mengatur waktu secara seimbang, dan hidup dengan teratur.
  • Penyembuhan batin, dan mengingat kehidupan abadi, bahwa yang terpenting itu adalah kehidupan jiwanya yang kekal, jangan sampai kebutuhan sandang, papan, yang sementara sifatnya memperbudak dirinya.

Teks Kitab Suci:

  • Yak 4:1 = hawa nafsuYak 5:5 = foya-foya1Tim 6:10 = akar kejahatan: cinta uangIbr 13:5 = hamba uang

4. Envy/Cemburu

Bahasa latin envy adalah invidia yang berarti suatu kondisi akan ketidakpuasan dari sebuah keinginan. Kecemburuan timbul akibat 2 faktor utama yaitu:
  1. Akibat dari sebuah kondisi ketidak mampuan untuk memiliki sebuah benda/barang yang lebih baik. (inilah faktor yang paling sering terjadi, kita melihat teman kita memiliki HandPhone tercanggih maka hati kita pun muncul rasa iri hati dan memiliki keinginan untuk memilikinya secepat mungkin)
  2. Akibat dari ketidakpuasan hati kita untuk melihat seseorang yang memiliki kondisi lebih bahagia dari kita dan kita selalu berkata “andai saya adalah dia dan dia adalah saya!”

Simbol: Leviathan (Cemburu)

Leviathan adalah salah satu dari tujuh pangeran dari neraka dan pintu neraka ada di mulutnya (Hellmouth). Leviathan identik dengan raksasa laut besar.
Leviathan adalah salah satu setan yang dikatakan untuk menggoda laki-laki dalam melakukan penghujatan. Penghujatan ini bisa diartikan karena alasan dendam yang timbul karena iri atau dengki dengan sesuatu hal.

Ciri-ciri orang yang iri hati:

  • Tidak tahan kalau ada orang lain yang melebihi dia
  • Tidak senang pada keberhasilan orang lain
  • Senang bila melihat orang lain jatuh atau gagal.
  • Menjatuhkan nama baik orang lain dan menjelekkan orang lain karena iri hatinya tsb.

Cara mengatasinya:

  • Menjauhi perkataan dan perbuatan yang meremehkan orang lain.
  • Mengungkapkan cinta kasih secara praktis terhadap sesama yang membuat ia iri hati,dengan cara bersikap baik, menolong , berbicara ramah, dsb. (Theresia L.)
  • Mencari sifat-sifat baik yang terdapat pada orang yang membuat iri hati, dan bersyukurkepada Tuhan
  • Penyembuhan batin

Teks Kitab Suci:

  • Yak 3:16: Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri, disitu ada kekacauan dansegala macam perbuatan jahat

5. Lust/Nafsu

Bahasa latin lust adalah luxuria memiliki sebuah artian nafsu birahi. Nafsu birahi disamakan sebagai kebiasaan sex, namun hal ini termasuk ke dalam sexual addiction, fornication, adultery, bestiality, rape, perversion dan incest (semua hal ini memiliki pengertian zinah dan perbuatan nafsu birahi lainnya).

Simbol: Asmodeus (Nafsu)

Asmodeus adalah setan nafsu dan karena itu bertanggung jawab untuk memutar hasrat seksual orang. Dikatakan bahwa orang yang jatuh ke cara Asmodeus akan dihukum selamanya di neraka tingkat kedua. Dia membawahi tujuh puluh dua pasukan setan di bawah komandonya.
Dia adalah salah satu raja neraka di bawah Lucifer. Dia digambarkan muncul dengan tiga kepala, yang pertama adalah seperti banteng, yang kedua seperti laki-laki dengan mahkota, dan yang ketiga seperti domba jantan. Dia memiliki ekor ular, dan dari mulutnya mengeluarkan api. Selain itu, ia duduk di atas sebuah neraka naga dan memegang tombak.

Ciri-ciri percabulan:

  • Manusia dibutakan oleh nafsu seksnya, sehingga tenggelam di dalamnya, ia hampir-hampir tidak percaya bahwa ada kenikmatan dan kebahagiaan lain selain kenikmatan daging ini.
  • Fantasinya dipenuhi oleh gambaran-gambaran yang tidak senonoh, akibatnya ia tidak mampu mengangkat hatinya kepada yang ilahi.
  • Orang kehilangan kebebasannya sehingga diperbudak olehnya.
  • Damai batinnya hilang sama sekali, dan sering dikejar rasa bersalah, tidak bisa menerima dirinya sendiri, bahkan jatuh dalam pergaulan bebas dan aborsi, homo/lesbi, dll.

Cara mengatasinya:

  • Menjaga panca indera, menjauhkan diri dari godaan-godaan yang merangsang, gambar,film porno, dll.
  • Membaca alkitab dan berdoa.
  • Bergaul dilingkungan yang sehat.

Teks Kitab Suci:

  • 1 Kor 3:16; 6: 15, 19 = Bait Allah
  • Ef 6:10-20 = Perlengkapan rohani

6. Greed/Tamak

Bahasa latin greed adalah avaritia yang  juga dikenal sebagai avarice/covetousness yang berarti hampir sama seperti nafsu dan kerakusan hanya ini lebih mengarah kepada kekayaan. Kekayaan membuat semuanya berubah, bahkan demi sesuatu yang fana kita rela menjual sesuatu yang abadi demi uang. Yang juga termasuk dosa ini adalah:
  1. Apapun yang mengarah kepada pengkhianatan terutama untuk memperoleh kepentingan pribadi contohnya penyuapan
  2. Penimbunan kekayaan
  3. Pencurian dan perampokan terutama pada penipuan, kekerasan dan penyelewenganhukum semuanya terinspirasi dari dosa ketamakan tersebut.
  4. Simony = dimana gereja-gereja memaksa jemaatnya untuk melakukan sumbangan demi kepentingan kantong-kantong para pejabat gereja dengan alasan untuk pekerjaan Tuhan dan akan dikembalikan oleh Tuhan berpuluh-puluh kali lipat, dan ini adalah penyesatan.

Simbol: Mammon (Tamak)

Mammon adalah iblis keserakahan, kekayaan dan ketidakadilan. Orang-orang yang menyembah Mammon yang setara dengan orang-orang rakus pada uang. Tidak sungkan untuk menipu atau merugikan orang lain untuk mendapatkan kekayaan.

Ciri-ciri orang kikir:

Orang yang rakus akan harta, makan-minum, dan ilmu pengetahuan dapat dibutakan sedemikian rupa sehingga ia tidak peduli lagi akan kebutuhan sesamanya. Ia dapat jatuh dalam dosa kikir, karena menumpuk harta demi harta, tidak mau berbagi, berderma atau menolong sesama yang berkekurangan, ia menikmati makan minum tanpa peduli sesamanya yang kelaparan, ia juga tidak mau berbagi soal ilmu pengetahuan/mau pandaisendiri.

Cara mengatasinya:

  • Dengan cara penyangkalan diri akan kepelitan.
  • Penyembuhan batin, dan mengingat kehidupan abadi, bahwa yang terpenting itu adalah kehidupan jiwanya yang kekal, jangan sampai kebutuhan sandang, papan, yang sementara sifatnya memperbudak dirinya.
  • Mencoba menghargai, memuji dan menghargai usaha orang lain.

Teks Kitab Suci:

  • Ibr 13:5 = Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

7. Pride/Kesombongan

Bahasa latin pride adalah superbia yang dikenal juga hubris, yaitu dosa paling utama, ter-origin, dan paling berbahaya dari seluruh dosa yang ada termasuk sumbernya yangmenciptakan dosa ini adalah iblis tingkat tertinggi. Harga diri yang tinggi membuat manusia menjadi sombong, kesombongan membuat mereka menjadi merasa paling benar diantara yang lain.
Kesombongan membuat manusia menjadi terkutuk dimata Tuhan. Kesombongan membuat manusia mencintai dirinya sendiri. Kesombongan merupakan puncak dari seluruh dosa yang berarti, demi harga diri apapun akan dilakukan.

Simbol: Lucifer (Kesombongan)

Dalam bahasa Latin, kata “Lucifer” yang berarti “Pembawa Cahaya” (dari lux, lucis, “cahaya”, dan “ferre”, “membawa”)adalah sebuah nama untuk “Bintang Fajar” (planet Venus ketika muncul pada dini hari).
Lucifer menurut kisah-kisah dulunyaadalah malaikat, namun akhirnya diturunkan ke bumi karena menentang Tuhan, yang ketika itu mulai menciptakan Adam.

Ciri-ciri kesombongan:

  • Manusia mengira mempunyai sesuatu yang baik dari dirinya sendiri, dari kemampuannya sendiri.
  • Manusia mengira sesuatu kebaikan diberikan karena jasa-jasanya sendiri.
  • Manusia berbangga-bangga mempunyai sesuatu yang sebetulnya tidak dimilikinya.
  • Menganggap diri lebih unggul dan mempunyai lebih banyak daripada orang lain, mengira mempunyai bakat-bakat yang lebih daripada orang lain, sehingga menghina ataumemandang rendah orang lain.

Cara mengatasinya:

  • Menyadari bahwa semuanya pemberian secara cuma-cuma dari Tuhan.
  • Banyak mengucap syukur atas anugerah Tuhan.
  • Jangan suka membicarakan kebaikan-kebaikan sendiri.
  • Merenungkan kesengsaraan Tuhan dan pengosongan diri Allah.
  • Penyembuhan batin, dan banyak memuji Allah (Luk 1:46-55)

Teks Kitab Suci:

  • Yes 2:11 = Manusia yang sombong akan direndahkan, yang angkuh akan ditundukkan, danhanya Tuhan sajalah Yang Maha Tinggi.

Langkah-langkah untuk penyerahan diri pada Roh Kudus

  1. Menjadikan Yesus sebagai pusat hidup, menjadikan Dia sebagai Tuhan dalam setiap segi kehidupan kita. Doa, Baca Kitab Suci setiap hari, menikmati waktu-waktu ibadah.
  2. Beriman: Berjuang terus tanpa putus asa, membiarkan Tuhan yang mengubah hidup kita.
  3. Bersukacita dalam segala keadaan: 1 Tes 5:16-18 : percaya bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Bersukacita, berdoa senantiasa, mengucap syukur dalam segala perkara.
  4. Tidak melihat masalah sebagai beban: Melihat masalah sebagai proses yang Tuhan pakai untuk membentuk hidup kita, memurnikan kita, memperkuat dan membentuk kita menurut citra Kristus sendiri. Kita sedang dibentuk oleh Allah menjadi indah.
  5. Menyingkirkan kepahitan: Mengampuni, berdamai, mencintai semua orang yang melukai kita, mengampuni dan sabarterhadap kelemahan sendiri dan ingat bahwa kasih Tuhan jauh lebih besar daripada dosakita

Diterbitkan oleh

Satu tanggapan untuk “Kenali Dosamu: 7 Dosa (7 Deadly Sins)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s