Cara Tuhan Menangani Penderitaan Kita

Tuhan menjawab doa kita dengan ya, tidak, dan tunggu. Dan dalam setiap jawaban ya, ada 2 cara yang Tuhan pakai untuk menangani masalah dalam hidup kita:

  1. Masalah diangkat keluar dari hidup kita
  2. Tuhan mengangkat kita keluar dari kehidupan.

prayer..Pandangan umum adalah, saat kita berdoa pada Tuhan, maka Tuhan akan menolong kita dengan menyelesaikan masalah-masalah kita. Saat sakit kita berpikir pertolongan Tuhan datang dalam bentuk kesembuhan. Saat kita ditengah penindasan, kita berpikir Tuhan membalaskan segala kejahatan kepada pelakunya. Saat mengalami kehilangan, kita berpikir Tuhan mengembalikan apa yang hilang.

Saya belajar, ada kalanya Tuhan memberi menolong dengan mengangkat (kematian) kita dari masalah-masalah kita.

Saat putra dari Yerobeam, raja Israel jatuh sakit, ia meminta petunjuk kepada nabi Ahia, apakah anaknya itu akan sembuh. Firman Tuhan kepada Yerobeam:

engkau telah melakukan perbuatan jahat lebih dari semua orang yang mendahului engkau dan telah membuat bagimu allah lain dan patung-patung tuangan, sehingga engkau menimbulkan sakit hati-Ku, bahkan engkau telah membelakangi Aku. Maka Aku akan mendatangkan malapetaka kepada keluarga Yerobeam. Aku akan melenyapkan dari pada Yerobeam setiap orang laki-laki, baik yang tinggi maupun yang rendah kedudukannya di Israel. Aku akan menyapu keluarga Yerobeam seperti orang menyapu tahi sampai habis. Setiap orang dari pada Yerobeam yang mati di kota akan dimakan anjing dan yang mati di padang akan dimakan burung yang di udara. Sebab TUHAN telah mengatakannya.

1 Raja 14:9-11

dan mengenai anaknya yang sakit, Tuhan ber-Firman:

Pada saat kakimu melangkah masuk kota, anak itu akan mati. Seluruh Israel akan meratapi dia dan menguburkan dia, sebab hanya dialah dari pada keluarga Yerobeam yang akan mendapat kubur, sebab di antara keluarga Yerobeam hanya padanyalah terdapat sesuatu yang baik di mata TUHAN, Allah Israel.

1 Raja-raja 14:12-13

Anak Ahia didapati baik dihadapan Tuhan, maka ia mendapat kemurahan. Dari pada ia anaknya hidup dan jatuh dengan dosa ayahnya, maka oleh kemurahan Tuhan, ia diangkat melalui kematian yang tenang, berbeda dengan saudara-saudaranya yang lain mati dibunuh, dimasa pemerintahan raja Nadab.

Jadi, jika orang percaya sampai mengalami karena kecelakaan, penyakit atau apapun itu belum tentu itu adalah bentuk hukuman Tuhan, bisa jadi itu adalah bentuk pemeliharaan Tuhan.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s