George Beverly Shea – Penyanyi ‘Gospel Song’ dengan Pendengar Terbanyak

Jika fokus pekerjaan kita hanya pada apa yang ada di dunia. Tak lama akan dilupakan.
Jika  fokus pekerjaan kita pada perkara yang kekal, Ia akan membuatnya dikenal, diingat sepanjang masa.

Sebut saja para penyanyi top di dunia. Kira-kira siapa yang konsernya paling banyak didengar? Michael Jackson? Pavarotti? Il Divo? Lady Gaga? :p

Guinness Book of Record mencatat penyanyi yang didengar langsung oleh penonton live terbanyak adalah George Beverly Shea. Ia telah bernyanyi kepada lebih dari 220 juta orang. Seorang penyanyi gospel yang mulai dikenal sejak pelayanan pujiannya di kebaktian-kebaktian kebangunan rohani yang dibawa oleh Billy Graham, 1947.

Setia dalam pelayannya, sehingga Tuhan senantiasa memberi kekuatan hingga saat ini (usia 103 tahun) masih terus bernyanyi untuk Tuhan.

 

Iklan

Stephen Tong: Seminar Keluarga 2012

Otak kita: created, limited & polluted.
create: tidak seharusnya kita membandingkan pikiran kita dengan pikiran Allah
limited: tidak seharusnya kita menganggap semua yg kita pikirkan adalah mutlak
poluted: tidak seharusnya kita mempercayai pikiran kita sepenuhnya.

Jewish family by C.W. Eckersberg, 1818Memang tidak ada pendidikan khusus dalam mendidik anak. Tapi meskipun demikian, kesuksesan dalam mendidik anak tidak ditentukan oleh bagaimana kehidupan orang tua itu sendiri. Orang tua yang sukses dalam mendidik anak adalah orang tua yang hormat dan takut kepada Allah dan mampu mengajarkan itu kepada anak-anaknya.

Semua talenta dan harga yang dimiliki adalah pinjaman. Ia tidak kekal dan dapat binasa. Tetapi anak adalah pusaka yg sungguh-sungguh. Ia tidak bisa binasa, dimana suatu kali ia harus mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. Apa yang terjadi jika Tuhan mempercayakan seorang anak untuk didik dan kita gagal melakukannya? Ia berhadapan dengan tahta pengadilan yang kekal. Oleh sebab itulah kita harus mendidik anak2 kita dengan ‘gentar’ dan sungguh-sungguh.

Oleh sebab itu, hal yg paling bisa menghibur dan mengecewakan kita saat kita tua adalah anak. Orang tua akan terhibur kalau bisa melihat anaknya tumbuh menjadi anak baik dihadapan Tuhan. Tapi juga sebaliknya, betapa orang tua akan begitu sedih kalau melihat anaknya jahat dimata Tuhan.

Grace of God demands human responsibility. the more you’re giveted, the more you’re demanded.
Seseorang yg mendapat lebih banyak karunia, dia harus memacu diri lebih keras lagi untuk mengerjakannya.

Apakah yang Tuhan percayakan kepada kita sekarang. Ada harta? waktu? kesehatan? Semuanya dikaruniakan kepada kita sebagai modal untuk kita mengerjakan sesuatu untuk kekekalan. Begitu juga halnya saat kita mendidik anak. Itu bagaikan sebuah investasi yang akan kita bisa lihat hasilnya dikemudian hari.

Lingkungan Tumbuh Anak

Lingkungan tumbuh anak juga adalah salah satu faktor penting dalam pertumbuhan anak. Lingkungan yang baik untuk pertumbuhan anak adalah bukan lingkungan 100%. Tapi justru yang didalamnya ada “bahaya-bahaya”, yang bisa menjadi ujian yang membentuk pertumbungan anak. Bahkan taman eden dicipta didalamnya ada ular dan pohon pengetahuan baik dan jahat.

Dengan demikian, kiranya orang tua tidak merenggut kesempatan anak untuk belajar dengan memberikan perlindungan total (over protective) kepada anak. Anak akan bertumbuh menjadi anak yang rapuh dalam menghadapi berbagai tantangan hidup yang ia temui saat ia dewasa.

Stephen Tong: Eksposisi Kitab Yakobus (2012-3-10 @ IMTV)

Paulus mengatakan, “Manusia dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan.” (Roma 3:28)

Yakobus mengatakan, “Manusia dibenarkan karena perbuatan, bukan hanya karena iman.” (Yakobus 2:24)

03.365 (02.08.2009) FaithDalam iman Kristen, kita percaya bahwa kita diselamatkan melalui iman kita kepada Yesus Kristus. Jika demikian, apa maksud dari kedua pernyataan yang dicatat Paulus & Yakobus. JIka kita baca sekilas, seolah pernyataan Yakobus bertentangan dengan Paulus.

Iman & Perbuatan

Kunci penting untuk memahami perbedaan ini adalah bahwa Yakobus & Paulus memiliki tujuan yg berbeda dalam pembahasan Iman & Perbuatan.

Menurut Yakobus

Iman: “Pengakuan percaya”

Perbuatan: “Hasil dari iman yang sejati”

Menurut Paulus

Iman: “Bersandar kepada Yesus”

Perbuatan: “Perbuatan baik dengan tujuan untuk mendapatkan keselamatan”

Itulah sebabnya Paulus mengatakan, “Manusia dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan.” dan  Yakobus mengatakan, “Manusia dibenarkan karena perbuatan, bukan hanya karena iman.” Orang tidak mungkin mengandalkan perbuatan baik untuk memperoleh keselamatan (karena seberapa banyaknya perbuatan baik seseorang tidak mungkin bisa menggantikan korban Kristus). Orang juga tidak mungkin mengaku beriman, tapi perbuatannya tidak mencerminkan iman percayanya.

I

Stephen Tong: Ekposisi Kitab Yakobus (2012-3-3 @ IMTV)

King James Bible - James 1 v 5

Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

Yakobus 2:5

Sama hal nya dengan hukum taurat, memandang muka (menghakimi seseorang karena kondisi jasmani) adalah suatu dosa.

==================================================================

Hukum Tuhan (Taurat) Sebagai Satu Kesatuan

Ibarat sebuah mobil, 4 pintu. tapi kita lupa mengunci 1 pintu. Pada saat pencuri datang apakah akan mencuri sebagian barang saja? tentu ia akan mencuri semua barang yang ada diseluruh mobil. Dengan demikian, lupa kunci 1 pintu sama akibatnya dengan lupa kunci semua pintu.

Perumpamaan itu menggambarkan hal nya hukum Tuhan. Melanggar 1 perintah Allah, akibatnya sama halnya dengan melanggar seluruh hukum. Dengan demikian hendaknya kita bisa senantiasa memandang (banyak) perintah Allah sebagai suatu kesatuan.

Aplikasi dalam pekerjaan: begitu juga dalam pekerjaan. Dalam satu tim kerja. Jikalau seseorang hanya memperhatikan bagian kerjanya *saja*. Maka ia tidak bisa menjadi pemimpin yang baik. Pemimpin yang baik harus bisa memandang segala sesuatunya dalam suatu scope luas, tidak terbatas pada masalah dalam bagian yang menjadi tanggung jawab utamanya saja.

==================================================================

Taurat diberikan kepada manusia:

  1. Berdasarkan cinta kasih Allah
  2. Membebaskan (bukan mengikat)
  3. Menjadikan manusia ‘anggun’ & berwibawa

==================================================================

Hukum: “Jangan berzinah” adalah berdasarkan cinta kasih. Jikalau seorang pria mencintai wanita, tentulah ia mengasihi dan menghormati pasangannya. Mendorong & mendukungnya untuk menjaga kudusan dihadapan Allah sehingga pada saatnya ia menikah, ia bisa mendapatkan cinta kasih yang sepenuh dari pasangannya.