Saksi Yehova: Kawankah Atau Lawan?

Seminar dengan tema Saksi Yehova: Kawankah atau Lawan. Diadakan di BTC Pasteur, Balarea Room, pada hari Sabtu, 8 Mei 2010, pukul 16.00 – 21.30, Dengan pembicara Pdt. Aiter, M.Div.

Pertama mendengar rangkaian acara seminar berlangsung 5 jam lebih, (berakhir setengah 10 malam) agak kaget juga. Tapi, buat saya sendiri, saya cukup bisa menikmati acara seminar dengan tema seperti ini, apalagi dengan gaya penyampaian orang-orang reform. Bahasanya agak rumit kadang, kayak kuliah teologi, tapi saya pribadi sudah cukup nyaman dengan itu.

Seminar yang terbagi menjadi 2 sesi ini mengupas banyak tentang pengajaran Saksi Yehova, suatu ajaran yang walau mirip dengan Kristen, tapi jika dikupas lebih dalam justru kita akan tahu bahwa ia berbeda total dengan iman Kekeristenan pada umumnya.

Perbedaannya apa aja? Terlalu banyak rasanya untuk dituliskan. Dari mulai larangan makan darah, larangan hormat bendera, larangan transfusi darah, tidak percaya Allah Tritunggal, tidak percaya neraka, alkitab yang berbeda, bentuk salib, dan banyak lainnya. Tapi yang terpenting adalah mengetahui mengapa Saksi Yehova bisa muncul.

Charles Taze Russell

Cikal bakal dari ajaran Saksi Yehova saat ini berasal dari Siswa-siswa Alkitab yang didirikan Charles Taze Russell (16 Feb 1852 ย – 31 Okt 1916). Pada masa mudanya, Charles pun adalah seseorang yang senang dalam hal Kekeristenan.

Saat menginjak usia remaja, ia mulai mencari penjelasan rasional akan iman kepercayaannya.

Jika Allah Maha Baik, mengapa ia menciptakan Neraka?

Ia berdikusi dengan orang-orang dilingkungan gerejanya, tapi ia tidak menemukan jawabannya. Untuk memuaskan rasa hausnya itu, akhirnya ia pun coba melihat dari sudut pandang kepercayaan lain, dan filsafat. Rasa hausnya akhirnya dipuaskan saat bertemu kaum Advent, sehingga pada akhirnya ia percaya bahwa: tidak ada neraka.

Dari pemahaman itulah akhirnya berkembang pemahaman-pemahaman lain, sehingga pada akhirnya pemahaman Kekristenan Charles bertolak belakang dengan Kekristenan. Dan dalam kelombok Bible Study (atau biasa kita menyebut kelompok PA) ia mengembangkan kepercayaannya itu

Karena dengan konsep Kekristenannya yang baru ia bisa lebih menjelaskan sesuatunya dengan cara yang lebih rasional, banyak orang percaya. Dan dari kelompok PA itu, secara tidak langsung orang mengangkat dia sebagai pendeta.

Ada orang-orang yang haus akan kebenaran Firman Tuhan, tapi seringkali kita (atau bahkan pihak gereja) mengabaikan mereka. Bila dibiarkan terus menerus, ia tidak mendapatkan jawaban, ditambah lagi kekecewaan yang ia temui dikalangan orang-orang Kristen, besar kemungkinan ia akan murtad. Oleh sebab itu, jangan abaikan mereka yang memiliki pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan iman. Bahkan saat ini, jika mereka bertemu dengan para Saksi Yehova yang bisa memuaskan mereka dengan berbagai penjelasan yang logis, tidak menutup kemungkinan ia bisa meninggalkan iman Kristen.

Kesimpulannya, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah:

1. Waspadalah dengan ajaran Saksi Yehova ini. Dulu aliran ini dilarang di Indonesia, pada tahun 1996 larangan itu dicabut, dan pada 19 Juli 1996 Saksi Yehova telah mendirikan kantor perwakilan resmi di Indonesia.

Dulu saja, saat mereka masih dilarang, mereka masih tekun memberitakan injil dari rumah ke rumah. Sekarang, setelah keberadaannya disahkan secara hukum di Indonesia, mereka tidak perlu lagi bertindak sembunyi-sembunyi untuk memberitakan injil. Bagaimana dengan kita? Gereja sendiri saat ini jarang menekankan perihal penginjilan. Dan jika kita terus nyaman dengan keadaan ini, rasanya tidak menutup kemungkinan ajaran Saksi Yehova bisa berkembang lebih pesat dari Kekristenan.

2. Belajarlah dari ketekunan mereka. Untuk beberapa hal, orang Kristen mungkin seharusnya malu kepada mereka. Bagi mereka, pengabaran injil merupakan suatu misi utama yang sangat ditekankan. Bahkan ada hukuman bagi mereka yang tidak melaksanakan misi itu. Begitu juga dalam hal mempelajari alkitab. Jika Anda bertemu dengan Saksi Yehova, mungkin Anda akan kagum bagaimana mereka akan bisa hafal begitu banyak ayat, dan begitu terampilnya mereka membuka dan mencari ayat dalam alkitab.

Jadi, apakah yang harus kita lakukan bisa bertemu Saksi Yehova? Menghindar! Tapi, jika memang dalam suatu keadaan Anda harus/perlu menghadapi mereka, perhatikan cara mereka belajar Firman Tuhan. Hal itu akan mempermalukan Anda, melihat mereka yang kita sebut sesat, tapi justru merekalah yang begitu giat memberitakan injil, dan mempelajari Firman Tuhan begitu rupa.

Diterbitkan oleh

8 tanggapan untuk “Saksi Yehova: Kawankah Atau Lawan?”

  1. ” biarkan anak 2 TUHAN yang sungguh2 percaya saja yang menilaiinya… ‘ apakah mereka layak jtuk jadikan teman atau bukan…klou aku… tidak akan menjawab sekarang…, namun suatu saat pasti kan ku jawab…. xixiiii…. ‘ see u… all my lovely best friends , and.. all my big fam… ” love you all…muaaach…. *__* THANKS… GOD… JESUS BLESS US… ๐Ÿ™‚

  2. Saat ini saya sedang mengalaminya. Saya senang, karena saya bisa bertemu dengan orang2 aneh ini. Saya punya prinsip sendiri, dan saya pun memasukkan prinsip saya pada mereka. Saya Nasrani tulen. Dan, saya pun sedang menguji mereka. GBU

  3. Jadi, apakah yang harus kita lakukan bisa bertemu Saksi Yehova? Menghindar!

    Mengapa menghindar?
    Kasih jawaban yg logis supaya sy bs menjawab alasannya kpd mereka knp sy harus menolak mereka,
    Sampai skrng knp sy masih menerima mereka cuma krn rokok, ya anehnya hanya ajaran SY yg dilarang merokok sesuai alkitab tubuh kita bait Allah jgn mengotirinya.
    Thx

  4. Saya waktu kecil pernah di datangi kerumah oleh (seperti) guru. Dia mengajarkannya dengan baik, tapi atas saran bibi saya, saya tidak tau, apakah itu benar atau tidak. Jadi, saya menolak untuk diajar lagi. Mungkin mereka Anggota Yehova

  5. Kalau kalian taat sama kekristenan, ada kitab baru ni, pertama kan perjanjian lama, kedua perjanjian baru, Nah yang ketiga perjanjian akhir, nama nya Al-Quran. Dimana hal di dalam nya jelas dan ga campur aduk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s