Mazmur 119:10-16

Pernah mengalami kesulitan melepaskan diri dari ikatan-ikatan? kebiasaan dan tabiat buruk? pikiran-pikiran kotor? pikiran-pikiran jahat? Hal yang yang sudah begitu dalam dikehidupan kita, yang sia-sia, yang tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Sejak dari dulu, dosa tidak pernah berubah. Memikat, menarik, dan mengikat kita, membawa kita jauh dari hadirat-Nya. Tidak terkecuali bagi raja Daud. Ditengah berbagai ancaman yang ia hadapi karena banyak musuh-musuhnya, ia pun menghadapai berbagai hal yang menggodanya untuk melakukan sesuatu yang memuaskan keinginan manusianya, hal yang tidak berkenan dihadapan Tuhan.

Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

Firman Tuhan senantiasa menjadi kegemaran Daud. Itulah yang menjadi salah satu kunci yang membuat Daud bisa tetap iring dijalan Tuhan hingga akhirnya hidupnya. Selama masa hidupnya, ia tak luput dari kesalahan. Tapi, sejarah mencatatnya sebagai raja Israel yang paling dihormati.

Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan.

Bukan saja menyukai Firman Tuhan, namun ia juga selalu memperhatikan setiap langkah keputusan yang ia ambil sesuai dengan Firman.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika Anda mencari tips mudah untuk melepaskan diri dari berbagai ikatan, mungkin Anda akan kecewa. Berbagai ikatan dan kebiasaan buruk itu bagai virus. Tapi tidak ada tombol delete yang praktis kita bisa tekan untuk menghilangkan semuanya.

Gelas yang berisi air kotor, akan menjadi bersih jika kedalamnya terus menerus dituangi air bersih. Begitu juga dengan pikiran kita. Satu-satunya cara membersihkannya adalah dengan men-stop supply air kotor dan menggantinya dengan supply air bersih. Mulai tutup berbagai hal kotor/tidak baik masuk kedalam pikiran Anda, dan mulai isi dengan hal-hal positif. Dan hal positif yang sejati hanya kita temui dalam Firman Tuhan. Bukan sekali bukan dua kali … tapi terus menerus. Terus, hingga akhirnya seluruh gelas itu akan berganti dengan air bersih.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s