KKR Stephen Tong 2009, Day-2: Penderitaan

KKR Stephen Tong 2009KKR dari Stephen Tong memang salah satu event yang setiap tahun saya nanti-nantikan. Ini adalah kali ke-4 saya mengikuti KKR beliau, dan tanpa mengkultuskan beliau, saya memang selalu pulang dengan membawa banyak berkat.

KKR berlangsung selama 3 hari (sayang cuma bisa ikut hari ke-2), dan tema pembicaraannya adalah The Unchangeable Things, atau Hal-hal yang tidak berubah. Sub topiknya berbicara tentang penderitaan.

Penderitaan telah menjadi suatu bagian yang tak terpisahkan dari hidup manusia. Namun, apa maksud Tuhan melalui penderitaan?

Penderitaan karena kutuk Tuhan pada bumi

Bumi dimana kita tinggal adalah bumi yang begitu baik. Tuhan telah menata segala tatanan yang berada didalamnya dengan begitu sempurna, masing-masing elemen didalamnya saling bekerja sama menciptakan suatu keharmonisan. Namun, kejatuhan manusia kedalam dosa membawa kutuk pada dunia ini, menanamkan semak belukar yang merusak segala keseimbangan yang tercipta, dan berangsur-angsur semakin rusak, hingga saat ini.

Namun, memang bagi kita saat ini, hal itu bukanlah sesuatu yang kita bisa elakan, tapi menghadapi semuanya dengan pandangan senantiasa tertuju pada Tuhan.

Penderitaan karena dosa

Saat dosa itu ada, kesusaan pun tiba.

Dosa itu memang satu paket dengan kesusahan. Oleh sebab itu, kesusahan bisa juga terjadi sesuatu yang kita tuai dari dosa yang kita tabur sebelonnya.

Penderitaan karena ujian dari Tuhan

Tidak semua pendiritaan dikarenakan kutuk

Secara pribadi, ini adalah poin yang paling mengena buat saya. Penderitaan juga adalah sesuatu yang Tuhan ijinkan terjadi untuk membentuk kehidupan kita.

Kesusahan merupakan suatu kebutuhan, ia diperlukan untuk melatih kehidupan kita, dengan mengerti penderitaan, kita bisa mengerti kesulitan orang lain, dan dengan cara demikian juga kita bisa menjadi alat Tuhan, menjadi saluran berkat buat orang lain.

Penderitaan karena iblis

Ada juga penderitaan yang kita alami karena campur tangan iblis. Dalam segala kesempatan, iblis selalu mencari kesempatan untuk membawa kita kedalam dosa, dan dalam dosa, ia membujuk kita, sehingga kita merasa nyaman dengan dosa.

Pada saat kita melakukan sesuatu yang salah, biasanya kita selalu dihantui rasa bersalah. Mungkin ada kesalahan-kesalahan yang umum, sesuatu yang banyak orang lakukan. Selalu telat ke gereja, judi, rokok, pornografi,  … banyak hal. Apalagi saat kita melihat hal itu dilakukan oleh seseorang yang (misal) kita segani. Seringkali kita berpikir: “ah, dia juga gitu kok!”

Itu adalah pernyataan yang membenarkan diri, menenangkan diri kita karena dosa kita, tapi tidak menyelesaikannya. Jika hal tersebut dibiarkan, maka lama kelamaan kita tidak akan menganggap itu sebagai dosa.

Hal itu sangatlah berbahaya. Oleh sebab itu, jalan abaikan suara-suara yang senantiasa mengganggu pikiran Anda saat Anda melakukan dosa (sekecil apapun). Karena bisa jadi hal itu adalah teguran Tuhan, suara yang mengingatkan kita untuk tidak nyaman dengan dosa.

Conclusion

Besok hari ke-3, KKR masih akan membicarakan tentang Hal-hal yang tidak pernah berubah, sub topik kematian.

Sebagaimana Firman Tuhan yang saya terima telah banyak memberkati saya, saya juga rindu bisa teman-teman saya juga bisa menerima berkat yang sama. Walau memang, saya harus sadari, tidak semua orang bisa cocok dengan cara pemberitaan Stephen Tong, tapi … setidaknya … coba lah! Dateng ya!🙂 (dari pada malem mingguan bengong dirumah😀 )

Pengen ikut, tapi … ada tugas pelayanan diluar kota neh.😦 Ga bisa dateng. Ada yang ikut? nanti cerita-cerita ya!🙂

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s