Keinginan

Kebun Anggur

Cerita mengenai Nabot dan kebun anggurnya menjadi salah satu contoh keinginan, yang dibuahi menjadi dosa.

Pertama, Ahab melihat kebun anggur Nabot, maka munculah keinginan. Ahab berusaha untuk mendapatkannya, tapi tidak dapat. Ia terus memikirkan hal itu, dan dari sanalah si jahat mengambil kesempatan.

Dan kita pun tahu kelanjutan dari cerita itu. Izebel menawarkan bantuan, ia membayar orang untuk memfitnah Nabot, sehingga akhirnya Nabot dihukum dengan rajaman batu. Akhirnya, kebunnya pun bisa menjadi milik raja.

Hal yang saya ambil dari kisah itu adalah bila ada keinginan yang tidak dipenuhi, tapi kita terus memikirkan hal itu, maka dari sanalah si jahat akan mengambil kesempatan. Ia akan menawarkan berbagai hal untuk kita mendapatkan keinginan tersebut, tanpa lagi mempedulikan kebenaran dari Firman Tuhan.

This is the thing I get today. Berhati-hatilah dengan keinginan! Apapun keinginanmu, senantiasa bawa dalam doa, bercermin dari Firman Tuhan. Jangan sampai kenginan itu menguasai perasaan dan pikiranmu, sehingga kita tidak lagi bisa peka terhadap rencana atau kehendak Tuhan dalam hidup kita.

Dengan demikian, kalau ada keinginan, ora et labora. Tapi kalau tetap, seolah jalan tertutup untuk itu, jangan sampai keinginan itu berubah menjadi ambisi. Dengan demikian, ya-tidak atau baik-buruk jawaban yang Ia berikan, kita boleh menerima semuanya itu sebagai bagian dari rencanaNya dalam hidup kita, untuk kebaikan kita sendiri (menurut pemandanganNya). Karena, satu hal yang saya cukup yakini:

Actually, we don’t know what we really want, until HE gave it.

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s