Mengapa Natal Lebih “Meriah” dari pada Paskah?

Orang Kristen secara umum memiliki 4 hari besar. Natal, Jumat Agung, Paskah dan kenaikan Yesus. Natal diperingati sebagai hari kelahiran Yesus, Jumat Agung diperingati sebagai hari penyaliban/kematian Yesus, Paskah diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus, dan hari kenaikan Yesus kesurga – 40 hari setelah hari kebangkitannya.

Peristiwa kelahiran … saya rasa agama besar lain didunia memiliki peringatan hari kelahiran tokoh agamanya masing-masing. Tapi, bagi orang Kristen, saya rasa yang terpenting justru Paskah. Karena dengan adanya kebangkitan, maka ini sungguh-sungguh membuktikan Yesus telah sungguh-sungguh mengalahkan maut. Tapi … mengapa orang Kristen merayakan Natal lebih meriah dibandingkan Paskah (atau hari lainnya)? Menurut saya hal itu karena alasan berikut:

Jumat Agung pun mungkin bisa dibilang lebih penting dibanding Natal. Karena dengan menyerahkan dirinya diatas salib, peristiwa Jumat Agung membuktikan bahwa ia sungguh-sungguh mengasihi kita. Tapi …, peringatannya biasanya tidak dilakukan secara seremonial meriah … karena, seperti halnya kebiasaan kita. Rasanya kurang etis kalau kita memperingati peristiwa kematian dengan acara yang meriah.

Paskah pun peristiwa penting. Karena ini membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah yang telah mengalahkan maut. Namun, saat pertama diketahui kubur yang kosong, tidak tampak suasana sukacita. Perasaan yang dominan pada saat itu adalah kaget dan bingung. Malah beberapa murid yang tidak tahu, mereka sedang ngadakan perjalanan pulang kembali ke kampung halaman mereka. Selama 40 hari Yesus menampakan diri kepada murid-muridnya, suasana lebih terasa hikmat dibanding sukacitanya itu sendiri.

Tetapi pada saat Natal, alkitab sendiri menggambarkan indahnya suasana malam kudus itu.

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka:
Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”
Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.

Luk 2:9-14

Ada kabar sukacita yang dibawa (lewat para malaikat) dalam peristiwa ini. Bahkan digambarkan, sejumlah besar bala tentara sorga memuji Allah. Saya rasa … malam kudus yang pertama itu akan sangat indah. Oleh sebab itulah mengapa orang Kristen merayakan Natal lebih meriah dibanding hari raya lain. Menghiasi lingkungannya dengan berbagai aksesoris Natal. Di negeri 4 musim, indahnya Natal juga dimeriahkan dengan turunnya salju.

Jadi, berbagai kemeriahan Natal itu lebih karena pengaruh budaya. Ada pesta ulang tahun, tapi tidak ada pesta kematian. Tapi, meskipun demikian. Tidak salah dalam momen seperti ini juga kita ikut membawa hati kita, mengingat kasih Allah bagi kita. Menyegarkan pengikutan kita dalam Tuhan.

Selamat Natal

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s