KKR Bandung 2007 – Kesimpulan

KKR Bandung 2007Tidak banyak orang yang Tuhan pakai untuk bisa mengupas Firman Tuhan sedemikian dalamnya seperti Stephen Tong. Oleh sebab itu, coba gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. 3 hari KKR, saya berusaha datang disetiap sesi yang diadakan. Bersyukur buat berkat Firman Tuhan yang diterima, tapi seperti yang beliau katakan. “Jangan inget Stephen Tong-nya, inget Tuhan Yesus-nya”.🙂

Ada banyak hal yang saya dapat dari 3 hari KKR ini. Namun karena cukup banyak hal yang agak context sensitive, akhirnya tidak banyak yang bisa saya tulis diblog. Tapi sungguh, ada banyak berkat yang saya dapat melalui KKR kali ini. Saya ajak banyak teman-teman saya. Berharap bisa berbagai sukacita bersama. Tapi sayang, tidak semuanya bisa merasakan sukacita yang saya rasa. Dengan cara penyampaian Firman Tuhan yang agak ekstrim, akhirnya hanya ada dua kemungkinan, cocok atau tidak cocok. Buat mereka yang kurang sependapat pulang dengan sikap antipati dan sedikit menggerutu dalam hati.

Beliau memberi cukup banyak penjelasan mengenai bagaimana suatu musik penyembahan yang (hymne) baik. Namun sayang, disisi lain hal itu menjadi sandungan bagi beberapa teman, terutama mereka yang biasa beribadah dengan tata ibadah karismatik. Beliau memang cukup sering mengemukakan kekurangsepahamannya dengan kebanyakan tata ibadah kaum karismatik yang populer saat ini. Beliau cukup memberi penjelasan yang masuk akal, tapi betapapun saya ingin mempercayainya, … saya tidak bisa (not 100%).

Saya cukup banyak bertumbuh dilingkungan karismatik dengan tata cara ibadah dan lagu-lagunya yang modern bertempo cepat. Menurut saya, cara Tuhan menyatakan diri kepada setiap orang adalah berbeda. Begitu juga setiap orang, menikmati hadirat Tuhan dengan cara yang berbeda. Ada yang menikmati memuji Tuhan dengan lagu-lagu hymne, ada juga yang menikmati memuji Tuhan dengan lagu-lagu tempo cepat yang membuat suasana hati girang dalam memuji Tuhan. Tapi kalau harus menentukan mana yang salah atau benar … no comment. Soalnya saya juga cukup menikmati juga lagu-lagu GMB.🙂

Sukacita itu tidak akan penuh kalau cuma dirasakan sendiri. Pengen dong bagi-bagi berkat, ajak temen-temen rasa yang aku rasa. Eh …, kenyataannya lain. Beberapa menjadi antipati. Saya mengerti pemikiran mereka. Sedikit coba menengai dan meluruskan pandangan mereka, tapi … ujung-ujungnya saya jadi terkesang ngotot. Wah … agak ngerasa salah juga. Memang susah mengontrol diri kalau harus membicarakan hal-hal yang agak sensitif.

Pada akhirnya, hanya dua macam orang yang pulang dari KKR ini. Orang yang menyukainya atau orang yang tidak menyukainya. Tidak ada yang berada diantara. Jadi, kamu yang mana?

Diterbitkan oleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s